Kamis, 11 September 2014

Shining Star....

SHINING STAR
“Walau hanya setitik cahaya, kau tetap hangat dan bersinar terang dihatiku”
Author : Kim Vikqry

Disuatu hari, aku bermimpi, aku duduk diantara ribuan bahkan puluhan fans dari seluruh penjuru dunia ,berkumpul dan berteriak hanya untuk melihatmu hanya selama 4 jam. Hatiku sangat sesak, bahkan untuk pertama kalinya ini adalah mimpi terindah didalam hidupku. Dan kau pun berjalan kearahku, tersenyum manis kepadaku, dan kaupun memelukku dengan sangat hangat. Tangis ku pun tak bisa ku bendung, sesaat itu juga, kau melepaskan pelukanmu dan menghilang bersama cahaya putih yang menyilaukan itu, kau mengucapkan selamat tinggal kepadaku dan hilang…

Kau… memberiku obat yang sangat mujarab dan kau lukai lagi dengan sangat parah…

Aku terbangun dari mimpi buruk itu dan air mataku pun jatuh entah mengapa, hatiku, bahkan tubuhku merasakan luka yang sangat mendalam, aku hanya bisa memandang wajahmu di dinding yang dingin itu. “ah…tidak apa-apa, selama dia masih disisiku, tidak akan ada masalah” fikiran itu terus aku paksakan masuk kedalam pikiranku agar luka kecil ini dapat terobati meskipun terluka sangat dalam.

Nyatanya... hanya diriku sendiri yang mengobati luka yang kau berikan....

Aku hanya akan percaya apa yang ingin aku percaya, dan aku akan melakukan apa yang ingin aku lakukan, luka seperti itu sudah sangat sering tertuju kepadaku, bahkan mungkin luka itu tidak terlihat nyata, tapi di hati sangat sakit, akan tetapi hati kami sudah terikat kuat, jadi untuk menghadapi semua itu kami pasti bisa.. Wah, kekuatan yang luar biasa bukan? Hanya dengan aku percaya jika dia memberiku semangat dan kasih sayangnya, aku sudah bisa melupakan semua luka itu...

Hatiku dan hatinya... sudah ditakdirkan Tuhan untuk bersama...

Disaat yang samapun, aku akhirnya berfikir, bagaimana jika kau tidak ada di sisi hatiku? Bagaimana aku akan menghadapi luka yang sangat mendalam ini? Pikiran terburuk itu pun muncul lagi dihadapanku untuk kesekian kalinya, tidak selamanya kau akan menjaga hatiku, tidak selamanya kau akan ada di dunia ini, memikirkan itu, membuatku kembali lagi menangis..

Takdir... siapa yang tahu?

Daripada hanyut dalam keterpurukan ini, akupun mulai bangkit dan mengerjakan semua tugasku di kehidupan nyata ini, dengan hati yang sangat buruk kondisinya, aku memaksakan agar tidak terlihat jelas jika aku masih sangat tidak mempunyai semangat, di hati... masih sangat tersimpan sejuta pertanyaan tentang dirimu. Walau aku sudah merasa sangat tahu dirimu, tetapi aku hanya seorang wanita yang menyimpan perasaan sayang kepadamu dan bukan orang yang sangat berpengaruh di kehidupanmu.

Maka... perasaan itu akan aku simpan sendiri, dan selamanya kau tidak akan mengetahui itu...

Aku membuat pertanyaan kepada diriku sendiri, meninggalkan dia atau merelakan dia pergi? Jawaban apa yang mestinya aku jawab, aku masih bingung... meninggalkannya, berarti sama saja membunuh separuh hatiku sendiri, dan merelakannya pergi, sama saja aku menyiksa hidupku sendiri. 

Kau... menggoyahkan hidupku dan hatiku.

Dan jawaban itupun, tidak akan aku jawab dan hanya akan menunggu apa yang akan terjadi nanti...
Ini kehidupan yang seharusnya tidak aku jalani, aku meyakinkan diriku sendiri jika kau juga tahu aku, jika kau juga menjaga hatiku. Dari sekian banyak cinta yang kau terima dari fans lain, kau juga menerima cintaku dan menjaganya dengan baik, di balik kehidupan pribadimu, aku sangat berpengaruh, dugaan yang tidak akan pernah terjadi itupun yang membuatku kuat untuk tetap mencintaimu sampai sekarang...

Cintamu, berilah satu atau tidak separuhnya saja untukku....

Akan tetapi, luka itu tidak seberapa dengan apa yang sudah kau lakukan dengan semangatmu yang kau berikan kepadaku, kau tetap menjaga perasaanku, kau tidak membuatku khawatir, dan kau dengan tidak langsung mengobati luka yang ada dihatiku, terima kasih. Disaat hatiku mengingatmu, disaat tubuhku mengingatmu, ketika fikiranku mengingatmu, kau dengan cepat datang dan memberikan kehangatan di hatiku, kau memberikan udara sejuk di tubuhku dan kau memberikan ingatan indah di fikiranku.

Khayalan cinta yang kau berikan kepadaku, sangat membantuku menjalani hidup...

Pertemuan singkat khayalan cintaku dan cintamu adalah perjalanan panjang hatiku untuk menuntunku ke kehidupan yang lebih baik, hanya dengan fantasi itu, aku bisa melakukan semua yang belum pernah aku lakukan untuk menjadi lebih baik lagi, cukup.... ini sudah lebih dari cukup untuk menjadi bagian dari hidupku. Hidupku dan kehidupanmu mungkin berbeda, akan tetapi cintaku sebenarnya dan fantasi cintamu adalah sama.

Cukup fantasi cintamu saja yang kau berikan kepadaku, itu... lebih dari cukup.

Suatu hari, disaat hatimu sudah jatuh kepada orang lain, maka ingatlah satu ingatan yang bahagia di hidupmu sebelumnya, ingatlah sepotong ingatan indah di pikiran dan hatimu bahwa kau pernah disegani, bahwa kau pernah dicintai, bahwa kau pernah di hormati denganku dan penggemarmu diseluruh dunia ini. Bawalah ingatan itu sampai akhir waktu nanti dan jangan pernah lupakan jika aku pernah mencintaimu.

Menuntunmu ke kehidupan yang lebih baik, adalah salah satu tujuanku mencintaimu...

Jangan pernah mengatakan kata selamat tinggal, jangan pernah sekalipun melihat kebelakang, jangan pernah berbuat apa yang tidak ingin kau perbuat, perbaikilah hidupmu sekarang dari berbagai cinta nyata dari ku dan penggemarmu, kami hanya akan menyimpannya dalam-dalam dan mengantarmu dengan senyuman yang tulus agar kau bisa bahagia dengan hati barumu itu...

Kami, sudah sangat berterima kasih pernah menerima cinta darimu...

Cinta tidak harus memiliki, itulah kata-kata yang seharusnya aku pegang, jika cintaku kepadamu terbalas aku akan sangat bahagia, tapi apa gunanya jika itu hanyalah cinta belaka dan bukan cinta sesungguhnya, aku tidak menginginkan itu. Lebih baik membiarkan cintamu pergi bersama orang lain daripada harus menahanmu terus disini dengan hati yang terluka.

Aku, tidak akan membiarkanmu menghadapi kehidupan yang sulit, berbahagialah...

Shining star, like a little diamond.. 항상 함께 거라... Till the end of time...

Kita dipertemukan untuk saling percaya, kita ditakdirkan untuk mengobati luka satu sama lain, kita ditakdirkan untuk bahagia bersama, kau punya dan aku juga punya. Hati, pikiran.. semuanya ada untuk mendukung satu sama lain. Mulai sekarang, aku akan berusaha memberi kenangan indah kepadamu dan juga menghapus luka yang pernah kau alami selama perjuanganmu untuk membuatku bahagia seperti sekarang.

Ingatlah aku di waktu berikutnya nanti, ciptakanlah suatu titik cahaya dimana dapat terus bersinar terang dan hangat untuk dikenang,walau nantinya cahaya ini lama kelamaan akan menjadi redup dihatimu tapi titik cahaya dihatiku tidak akan pernah redup dan akan terus aku rawat agar sinar dan kehangatannya tetap terjaga.

Perasaan ini, sampai akhir waktu, tidak akan terlupakan bahkan sekalipun. 

Ingatlah kehangatan cintaku untukmu, ingatlah semua yang pernah kau lakukan untukku, dan hiduplah dengan bahagia selamanya, jangan ada satupun luka dihatimu, jangan pernah...

Dan jika saat itu tiba, saat dimana kau harus melakukan perjalanan panjang untuk bisa sampai ke surga, hatiku dan setitik cahaya putih itu akan senantiasa menuntunmu ke tempat yang harusnya kau berada. Walau sangat sulit memikirkan itu akan terjadi kepada setiap manusia, tapi apa daya, kau juga tetap akan disisi-Nya nanti. 

Percayalah, kau akan sampai ditempat dimana manusia seharusnya berada dan hidup bahagia. Aku disini, tetap di sisi hatimu, menjagamu, mendoakanmu selalu.. lihatlah aku dari atas sana, lihatlah orang-orang yang mencintaimu disini, kami selamanya akan tetap mengingatmu sampai akhir waktu.

Ucapan terima kasih pun tidak bisa membalas semua kebaikanmu kepadaku...
Walau hanya fantasi cinta yang kau berikan, itu bahkan dapat merubah hidupku sepenuhnya...
Bahkan, jika kau melukai hatiku, aku akan tetap berterima kasih kepadamu...
Kau, akan selalu bersinar terang dihatiku, tak akan tergantikan titik cahaya di dalam hatiku itu, hanya ada dirimu... cintamu....dan kasih sayangmu.

Disaat waktunya datang, aku percaya, aku akan bertemu denganmu dan aku bisa mengatakan semua kata hatiku kepadamu yang sudah aku siapkan sangat lama... aku percaya itu.

Selamanya... kau akan menjadi SUPER JUNIOR...

Dan aku, selamanya akan menjadi EVERLASTING FRIEND mu... 


Proudly Dedicated for...
~SUPER JUNIOR~





Thank You...

Thank You
(Part 1)
AUTHOR : Kim Vikqry
CAST :
-          Kim Jong Woon (Yesung)
-          Han Eun Gee (OC)
-          Kim Ryeowook
-          Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)
GENRE : Romance, Sad, Comedy

xxxxxxxxxxxxXXXXXXXXXXxxxxxxxxxxxxx

Eun Gee POV~
                Musim salju pun telah tiba, butiran salju mulai jatuh di atas kepalaku sehingga aku harus bergegas membawa belanjaanku kerumah. Aku berlari kecil menuju sebuah apartement kecil di seberang jalan Myeongdong itu. Sesampai dirumah, aku langsung menaruh belanjaanku ke dalam kulkas, dan bergegas menyetel televisi, karena acara favorit ku akan dimulai. Acara pencarian bakat itupun dimulai, berbagai orang ikut acara itu, dan ditengah acara, aku sedikit tercengang dengan salah satu peserta acara itu, Oh Tuhan~ Suara dia membawaku terbang.

“Aigooo…. Aku bahkan merinding mendengar suaranya, kau pasti terpilih! Sudah tunggu apa lagi sih para juri itu” gerutuku sambil memakan popcorn.
Dan tebakanku benar, dia secara praktis dapat nominasi untuk jenjang selanjutnya, tapi saat para juri memberi itu, dia tiba-tiba pergi keluar dan tidak membawa kartu itu. Akupun tercengang lagi melihat kelakuannya. Kenapa dia membuang-buang kesempatan yang bahkan semua peserta disitu menginginkan nominasi itu.
“hya! Neo pabboya~ aishhh… orang itu, sangat tidak menghargai apa itu awal kesuksesan, keundae wae? Wae? Kenapa kau tidak mau menerima itu.. neo jinjja!” ucapku sambil berdiri dan menunjuk-nunjuk layar TV ku dengan marah.
Akupun membanting tubuhku ke sofa lagi, tanpa aku sadari aku menduduki tangan seseorang, aku sontak kaget, karena aku dari tadi sendirian, dan kenapa tiba-tiba ada tangan, akupun berteriak dengan kencang.
“ige mwoya? AHHHHHH”
“hya,hya! Apa yang kau lakukan? Teriak-teriak seperti orang gila” ucap pria itu sambil mengambil popcorn yang ada ditanganku
“aishh… neo jinjja!” ucapku sambil menjitak kepala Lee Hyuk Jae
“keundae, Eun gee-ya. Kenapa kau tadi marah-marah dengan TV mu?”
“a..ani.. tadi ada orang bodoh yang tidak menerima tiket nominasi itu” ucapku
“aishhh… banyak orang gila diluar sana, chagiya, kau harus berhati-hati ya” ucap Hyuk Jae sambil mengelus kepalaku
“chagiya mwo?!” gerutuku sambil memakan popcorn lagi.

Sudah 2 jam aku dan Lee Hyuk Jae menonton acara itu, akupun mulai mengantuk , dan mencari stand untuk tempatku tidur di sofa, tapi Hyuk jae sudah mengambil tempatku, dia tertidur pulas di sebelahku. Aisshh, aku sangat malas tidur dikamar, karna jika sudah dikamar, aku sudah tidak bisa bangun lagi, padahal kan ini masih siang. Karena menganggur akupun menjahili Hyuk jae. Aku mengambil beberapa spidol berwarna dan mulai melukis di wajah Hyuk Jae. Haha, ini adalah kesenangan tersendiri jika ada Hyuk jae dirumahku :p

“Ahhh, kurang kumis dan titik disini satu lagi” ucapku sambil menggambar di wajah Hyuk Jae.

Karena mungkin ini sangat mengganggu dia, akhirnya Hyuk Jae pun membuka matanya. Karena aku sedang menggambar di wajahnya, jadi wajah ku dan Hyuk Jae sangat dekat. Aku sontak kaget saat dia membuka matanya, aku terdiam dan menghentikan pekerjaanku. Hening.. tatapan Hyuk Jae kepadaku sangat menakutkan, akupun tidak bisa bergerak kemana-mana karena tatapannya yang mematikan itu.
“bagaimana ini? apakah dia marah? Apakah aku akan dihukum dia lagi karena melakukan ini” gumamku dalam hati
“chagiya~ Saranghae” ucap hyuk Jae yang langsung mencium keningku dan sesaat itu juga langsung berlari sambil tertawa bangga --“
“a…apa… yang … kau.. lakukan LEE HYUK JAE !!!!!!!!!!!” teriakku kepada Hyuk Jae dan mengejar nya
      
Mungkin kalian bingung  hubunganku dengan pria gummy smile satu ini, ya, dia memang pernah suka denganku dan kita sempat berpacaran, tapi karena dia playboy jadi aku memutuskan hubunganku dengannya, dia bersusah payah meyakinkan aku, ia serius jika itu aku, tapi aku tidak percaya lagi, malahan aku nyaman dengannya ketika aku berteman dekat dengannya dan bukan menjadi pacarnya. Aku mengungkapkan semua isi hatiku kepadanya, dan dia akhirnya mengerti dan lebih memilih bersahabat denganku. Aku sangat senang, karena dia sekarang tidak mempermainkan wanita seperti dulu lagi, dan lebih sering menguntit aku sekarang --“ Dia selalu memanggilku dengan sebutan sayang atau apalah, itu sudah sangat biasa karena hatiku sudah sekeras batu sekarang padanya, tapi karena dia sahabat dekatku, akan aku biarkan dia bersikap seperti itu kepadaku.
                
Hari kuliah pun tiba, aku bergegas masuk ke kelas karena tidak ingin terlewatkan pelajaran, disebelahku sudah ada Hyuk Jae yang sedang tertidur dengan memakai headset di telinganya, aku tidak akan membangunkan dia karena jika dibangunkan pasti aku kena marah lagi --“ . Pelajaran pun telah usai, aku dan Hyuk Jae menuju kantin untuk membeli makanan, saat selesai makan, semua anak yang ada di kantin itupun berlari menuju halaman kampus, aku dan Hyuk jae pun saling bertatapan mata tanda bingung. Akhirnya, kami mengikuti semua orang menuju halaman kampus.
                
Saat tiba di halaman kampus, sudah banyak kerumunan orang membentuk lingkaran, aku dan Hyuk Jae pun menerombol masuk untuk dapat tempat paling depan karena kami sangat penasaran, dan tidak bisa disangkal jika semua orang menuju kesini, karena ada 2 orang yang keren dan sangat berbakat. Ya, yang satu memainkan biolanya dengan sangat mahir dan satunya lagi menyanyi dengan suara yang membuat semua orang merinding karena sangat bagus.

“ahh, duo babo itu kah? Haha…” ucap Hyuk Jae mengejek
“hya! Neo! “ ucapku sambil menjitak Hyuk Jae
“aishh.. apha! Ayo pergi, lagian apa hebatnya mereka!” ucap Hyuk Jae yang menarik tanganku
“Shireo! Jakkaman, aku ingin mendengar alunan lagu mereka, ne?” ucapku memohon pada Hyuk Jae
“baiklah… “
“keundae, aku sangat familiar dengan suara dan wajah orang itu” ucapku sambil menunjuk orang yang menyanyi itu
“nugu?”
“aahhh… benar, dia orang yang ikut ajang pencarian bakat kemarin, yang tidak mau menerima nominasi itu” jelasku
“Ahhh, orang yang membuatmu marah-marah dengan TV tidak jelas itu ??”
“hmmm” anggukku sambil terus memperhatikan mereka

Mereka pun telah menyelesaikan alunan lagu yang sangat indah itu, kerumunan orang mulai berkurang dan tidak terasa tinggal aku dan Hyuk Jae yang berada disitu. Aku sangat ingin mendengar lagu itu sekali lagi, akupun mendekat kepada mereka.
“hya! Hya! Kau mau kemana Eun Gee!!” ucap Hyuk Jae yang membuntutiku dibelakang
“eumm.. permisi, apakah kalian bisa menyanyikan lagu itu satu lagi untukku?” ucapku pada 2 orang keren tersebut

……………………………………

Tidak ada jawaban sama sekali dari 2 orang itu, mereka bahkan tidak memandang aku dan tetap membereskan barang-barang mereka.

“permisi! Apakah kalian tuli?” ucapku dengan geram
“Oh, mian Agassi… aku tadi sibuk membereskan biolaku, jadi tidak tahu jika ada kau, apa yang kau bicarakan?” ucap salah satu orang yang tadi memainkan biola itu
“bolehkah aku mendengar lagu kalian satu kali lagi?”
“Oh boleh, tapi……” ucap orang itu berhenti dan matanya mengisyaratkan kepadaku untuk bilang ke orang satunya lagi, karena dia yang bernyanyi
“ahh arraseo…. Eumm, permisi, apakah bisa kau bernyanyi lagu itu satu kali lagi?” ucapku kepada orang yang terlihat dingin itu
“aku tidak punya waktu” ucap orang itu dan langsung pergi
“Mian.. dia memang seperti itu, ahh.. mungkin lain kali aku bisa menghubungimu jika kita ada pertunjukkan lagi” ucap pria biola itu sambil tersenyum
“ahhh gomawo ^^ keundae,  boleh aku tahu siapa namamu?” tanyaku
“Ryeowook… Kim Ryeowook” ucap pria itu dengan ramah
“Ahh, Ryeowook…. Baiklah, sampai jumpa lagi Ryeowook-ssi”
“ne.. kau kuliah disini kan?” Tanya pria itu
“ne…. wae?”
“ani… untunglah kau kuliah disini, jadi kita bisa memberitahumu dengan gampang, karena kita juga kuliah disini jurusan seni musik, bangapta^^ … lalu, namamu?”
“Han Eun Gee… panggil saja Eun Gee… pantas saja kita tidak pernah bertemu, karena jurusannya berbeda… tapi, temanmu yang satunya…..”
“ahhh, Kim Jong Woon, aku lupa memperkenalkan dia kepadamu, namanya Kim Jong Woon, panggil saja dia Yesung” jelas Ryeowook
“Yesung?”
“ne.. Yesung, si suara indah, Yesung…. Hehe” ucap pria itu
“ahh ne… Gomapta Ryeowook-ssi ^^”

xxxxxxxxxxXXXXXXXXXxxxxxxxxxxxxx

Yesung POV~
                Setelah menyelesaikan pertunjukkan itu, akupun bergegas menuju kerumah sakit, tempat dimana ibuku sekarang dirawat. Hanya aku yang bisa merawat ibuku sekarang, karena Ayahku sedang mengurus bisnisnya diluar negeri. Setiap hari, aku selalu kerumah sakit, ini sudah aku lakukan 8 bulan terakhir ini, karena penyakit kronis ibuku, jadi dia harus dirawat intensif di rumah sakit.

5 BROTHER Part 5 (FF)

MAFIA DONGHAE
Author : Kim Vikqry | Genre : Family, Comedy | Cast : Yesung, Kyuhyun, Ryeowook, Siwon, You (kamu)


Hari sudah pagi… kau mendapati oppa kyuhyun masih terlelap disebelahmu…
Kau tersenyum melihat oppa mu yang selama ini jail ternyata kalau tidur lucu juga.. kaupun pergi mandi..
Selesai mandi… kau langsung menuju ruang makan… disana sudah banyak makanan yang tersaji  dan oppa-oppamu sudah menunggumu….

You : selamat pagi oppa…. J
Wook : selamat pagi adikku yang cantikk…
You : haha.. ada ada saja,… tapi… dimana oppa kyuhyun?
Won : dia belum bangun saeng…
Sung : biar aku yang membangunkannya,,,
You : eiiit… aku saja oppa.. hehehe…
Sung : kenapa anak ini… kok akhir2 ini saeng dan kyuhyun terlihat aneh?
Wook,won : *mengangkat bahunya *
Sung : -_-??

Kau berjalan ke kamar oppa kyuhyun…. Ternyata oppa kyuhyun sudah berada di depan pintu kamar tetapi matanya masih tertutup rapat…

You : oppa.. !! selamat pagi!!
Kyu : sudah pagi?
You : iya… emang kenapa?
Kyu : yyaahhh… ga seru ahh…
You : eh?
Kyu : aku ingin ulang kemarin malam lagi saeng.. pingin tidur bersama lagi sama kamu…
You : aahahaha… nanti ada waktunya oppa… ayo cepat mandi dan makan… kami menunggumu..
Kyu : hemm… *mengangguk*
You : oppa… kau sekarang di alam nyata lho… bukan mimpi…
Kyu : eh? *langsung membuka matanya* lhho.. kenapa aku berada disini…
You : hahaha… kau mengigau yah oppa…
Kyu : hehehe.. *menggaruk rambutnya yg tidak gatal*
You : ckckckck….

Kyuhyun oppa sudah selesai mandi… dan kalian pun sudah selesai makan…
Sekarang adalah hari libur.. kau sangat bosan dirumah… akhirnya kau memutuskan untuk keluar rumah dan jalan-jalan di sekitar komplek rumahmu…
Tiba-tiba kau mendengar suara orang yang membuntutimu dari belakang,.. kau tidakmenghiraukan tetapi lama-lama kau mulai curiga.. kau menoleh kebelakang dan….
HHAAPP… mulutmu dibungkam oleh tangan seseorang…. Dan langsung kau dibawa ke dalam mobil…